PATUNG KRISTUS RAJA DI PULAU HABE DI RESMIKAN
gambar
PATUNG KRISTUS RAJA DI PULAU HABE DI RESMIKAN

08 April 2024

Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, pada sebuah acara yang berlangsung beberapa hari lalu, merayakan pembangunan dan peresmian Patung Kristus Raja di Pulau Habe, Kampung Wambi, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Dalam khotbahnya yang penuh makna, Uskup Mandagi mengajak semua orang untuk merenungkan pesan cinta dan perdamaian yang ingin disampaikan melalui patung tersebut.

Patung Kristus Raja yang megah ini merupakan hasil karya dari dedikasi dan kerja keras Drs. Romanus Mbaraka MT, seorang anak kampung dari Kalilam-Batu Merah, Pulau Terapung Kimaam yang saat ini Menjabat sebgai Bupati Kabupaten Merauke. Patung ini di bangun dalam rentan waktu dua tahun antara 2014 hingga 2016, patung dengan ketinggian mencapai 29 meter ini tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga sebuah ikon spiritual bagi masyarakat setempat dan para wisatawan yang datang berkunjung.

Kehadiran Patung Kristus Raja di daerah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar. Uskup Mandagi dengan tegas menyatakan harapannya bahwa patung ini tidak hanya akan menjadi sebuah objek wisata rohani, tetapi juga sebuah penanda bahwa wilayah ini adalah wilayah cinta dan kedamaian. Dalam dunia yang seringkali diwarnai oleh konflik dan kekerasan, kehadiran patung ini adalah sebuah panggilan untuk meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, kesetiakawanan, dan perdamaian.

Berkenan Hadir kepala DPMPTSP Kabupaten Merauke, Marwiah Ali Mahmud, ST.MSi. Dalam Kesempatan ini, Kepala DPMPTSP Kabupaten Merauke, turut menyampaikan harapannya bahwa patung ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dan investor. Diharap bahwa dengan dukungan dan kerjasama yang kuat antara pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait, destinasi wisata rohani ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal serta membuka peluang-peluang baru dalam bidang pariwisata.

Dengan berbagai upaya dan kerjasama yang dilakukan, diharapkan bahwa Patung Kristus Raja ini akan menjadi simbol yang mencerahkan, mempersatukan, dan menginspirasi banyak orang, tidak hanya di wilayah Merauke, tetapi juga di seluruh Papua Selatan dan bahkan di seluruh Indonesia. Semoga pesan cinta dan perdamaian yang disampaikan melalui patung ini dapat terus mengalir dan memberikan dampak yang positif bagi semua yang melihatnya.